Senin, 11 Maret 2013

KADALUWARSA

Bukan hanya makanan yang bisa kadaluwarsa, untuk sparepart-sparepart sepedamotor tertentu juga bisa kadaluwarsa. Misalnya sparepart yang berbahan dasar karet, atau yang mengandung bahan karet bisa kadaluwarsa juga. Sparepart tertentu seperti seal misalnya, bisa kehilangan daya elastisnya kalau terlalu lama mojok di gudang sparepart. Kurang elastisnya ini bisa menyebabkan seal kurang optimal menutup celah yang memang menjadi fungsinya.

Selain seal, bagian lain yang rawan kadaluwarsa adalah kampas rem atau discpad. Untuk bagian ini, kalau sudah terlalu lama dipakai di sepedamotor dan terkena panas dan tekanan, biasanya mengeras. Saat melakukan pengereman, kampas atau discpad menjadi kurang menggigit atau kurang pakem.

Untuk rem cakram, disamping discpad atau kampas rem cakaram, yang juga perlu diperhatikan adalah minyak rem. Minyak rem ini kalau terlalu lama dipakai lama-kelamaan menyebabkan tuas rem keras saat melakukan pengereman, gantilah secara berkala. Untuk menggantinya, tidak usah terlebih dahulu mengosongkan minyak rem pada master rem, karena akan memakan waktu terlalu lama. Cukup dengan mengeluarkan minyak rem lewat lubang kecil pada Brake Caliper atau mekanik biasa menyebutnya dengan Kepala Babi. Bagi sobat yang belum tahu, lubang ini biasanya tertutup karet, buka tutupnya dan siapkan kunci 8 ring untuk membukanya, jangan lupa pasang selang kecil terlebih dahulu agar minyak rem yang keluar tidak mengenai bagian lain dari motor sobat.

Cara menggantinya sebagai berikut. Buka tutup master rem dengan hati-hati. Awas perhatikan jangan sampai minyak rem tumpah dan mengenai bagian yang lain. Lebih baik lagi bila sebelumnya bagian yang rawan terkena tumpahan minyak rem sobat lindungi dulu dena lap bekas. Lalu buka sedikit lubang pada Brake Caliper dengan memutar kunci 8 ring kekiri sambil menekan tuas rem. Lakukan sedikit demi sedikit, jangan terlalu banyak. Jangan sampai ada udara palsu yang masuk. Tuangkan minyak rem yang baru pada master rem secukupnya, gunakan DOT 3 atau 4, jangan melebihi batas atas. Lakukan berulang-ulang dan sedikit demi sedikit sampai minyak rem yang lama tergantikan seluruhnya dengan yang baru.

Disamping bagian-bagian tersebut masih banyak lagi hal-hal yang perlu diperhatikan karena bisa kadaluwarsa pula. Bagian-bagian seperti ban misalnya, bahkan yang baru yang belum terpasangpun bisa kadaluwarsa kalau terlalu lama disimpan. Juga busi, bohlam, kabel gas, istri, dan lain sebagainya.

Istri? Salah tulis? Yang benar. Benar! Tetapi tentu hal ini tidak berlaku umum, untuk orang-orang tertentu saja. Kalau kita lihat, banyak kasus-kasus perceraian sekarang ini yang didasari hal itu. Perasaan cinta yang semula menggebu-gebu, semakin lama semakin hilang seiring bertambahnya usia perkawinan. Sobat bisa membayangkan sendiri. Kalau kehidupan sobat semakin sejahtera, semakin kaya, istri di rumahpun semakin lama semakin terlihat jelek dan tidak menarik. Itu namanya istri lama-lama kadaluwarsa, he..he.
Maaf saya cuma bercanda.

Syukuri apa yang kita punya sekarang. Terkadang kita baru merasa bahwa milik kita adalah yang terbaik untuk kita saat sudah kehilangan. Percayalah, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Allah sudah menciptakan seperti itu, percuma saja kalau sobat mencari yang lebih sempurna, tidak akan ada. Allah itu Maha Adil. Yang terlihat menarik, ideal dan sempurna pastilah mempunyai kekurangan di suatu tempat yang kita belum melihatnya.

Percaya sajalah.
Insya Allah kita lebih berbahagia menjalani hidup.
Amin.


Kamis, 13 Desember 2012

SPAREPART ASLI VERSUS SPAREPART PALSU

Memang sulit sekali membedakan yang mana sparepart asli dan yang mana sparepart palsu. Bahkan untuk orang-orang yang ahli sekalipun. Kecuali kalau kedua barang tersebut dijejer dan dipelototin bareng-bareng, baru ketahuan.

Tetapi kan hal ini jarang sekali terjadi. Buat para biker tentunya tiap membeli sparepart cuma membeli satu biji saja bukan membeli dua. Menang tidak masalah kalau di toko yang lengkap persediaan sparepartnya, tentunya bisa meminta ijin yang punya toko buat membandingkannya. Tetapi untuk toko-toko sparepart/bengkel kecil yang hanya punya sedikit sparepart dan hanya satu biji tiap itemnya tentu sulit.

Biasanya untuk toko-toko sparepart besar kita bebas meminta yang asli atau yang palsu dan biasanya pemilik toko juga menerangkan mana sparepart asli dan mana yang palsu. Lain halnya untuk toko/bengkel kecil, hal ini tidak bisa dilakukan.

Saya sendiri pernah ditawari sparepart palsu oleh beberapa sales sparepart. Bentuk dan bungkusnya nyaris tak berbeda dengan yang asli, tetapi harganya cuma seperlima dari yang asli. Bayangkan keuntungan yang didapat bila dijual dengan harga sparepart asli. Bahkan sales tersebut memberi tahu bahwa bengkel-bengkel di dekat tempat saya banyak yang menjual dengan harga asli. Inilah yang banyak dilakukan bengkel-bengkel kecil untuk mendapat duit dengan cara yang mudah tanpa peduli orang lain, apalagi Tuhan.

Saran dari saya, belilah sparepart di bengkel-bengkel atau toko-toko sparepart yang orangnya anda percayai betul. Atau di bengkel resmi sekalian, untuk mencegah jangan sampat sparepart yang palsu tersebut menginfeksi motor sobat. 

BLOG YANG STAGNAN

Diantara sobat sekalian yang kebetulan sudah lebih dari sekali mengunjungi blog ini mungkin rada-rada heran bahkan mungkin terbusyet-busyet sambil geleng-geleng kepala melihat blog ini updatenya gak banget. Lama banget gak ada updatenya. Memang demikian sobat. Inilah satu-satunya kekurangan saya.

Saya ini tergolong orang yang kagak terbiasa menulis, walaupun saya senang membaca. Sulit banget tuh rasanya menuangkan apa yang saya pikirkan kedalam bentuk tulisan. Apa lagi ditambah ide yang kadang-kadang kosong melompong kaya kaleng kerupuk yang setengah kosong (atau setengah isi?) yang kerupuknya tinggal beberapa biji aja lagi, itupun perlu tenaga ekstra untuk menggigigitnya dan hanya orang-orang yang betul-betul gak punya lauk dan duit yang cukuplah yang sanggup memakannya.

Kerupuk itu sendiri sebetulnya makanan yang enak buat lauk kalau kondisinya masih baru dan garing. Eeitt! Tetapi hati-hati jangan kebanyakan makan kerupuk karena kerupuk juga banyak yang mengandung pengawet dan pemutih, terutama yang warnanya kinclong kaya motor baru dicuci dan udahannya dipoles pula.

Demikianlah bahasan serba singkat kita tentang kerupuk kali ini, mungkin lain kali bisa dibahas dengan lebih lengkap. Mungkin loh ya, karena saya buta sama sekali tentang kerupuk, saya hanya tahu sedikit tentang motor. Inilah satu-satunya kekurangan saya. Kalau sobat ingin tahu lebih banyak tentang kerupuk, sebaiknya sobat mengunjungi situs-situs yang membahas tentang makanan.

Demikianlah.

Minggu, 19 Agustus 2012

LAMPU HEADLIGHT MATI

Pada kesempatan ini saya akan share pengalaman saya yang mungkin saja akan berguna dan sobat-sobat juga mengalami.

Saat sedang memakai motor saya, Supra 125 DD, tiba-tiba lampu depan saya mati tanpa ada sebabnya. Saya langsung menebak masalahnya adalah bohlam Headlight putus seperti biasanya. Tahu sendiri kan, lampu depan jadi komponen yang nyaris paling penting sekarang ini agar terhindar dari the Police. Sambil was-was dan tengok kanan kiri sampai leher jadi panjang takut polisi, sayapun sampai juga di rumah tanpa insiden.Kemudian saya cek bohlam headlight dan ternyata bohlam headlight dalam keadaan sehat walafiat tidak kurang suatu apapun.

Kemudian saya periksa sistem kelistrikannya. Kabel-kabel saya bongkar total, dedel dowel dari depan ke belakang total. Motor jadi telanjang total sampai kelihatan jelek banget sumpah. Periksa sana periksa sini, saya perbaiki kabel-kabel yang terkelupas. Setelah beres kemudian saya periksa kabel kuning yang dari Lighting Switch ke arah Kiprok/Regulator, sama sekali mati. Lalu saya periksa juga kabel lampu yang berwarna putih yang dari Spull. ternyata apinya ada tetapi kecil sekali. Tidak cukup untuk menyalakan bohlam.

Kesimpulannya spull motor saya sudah sekarat. Benar saja, setelah spull diperiksa, ternyata kabel-kabel spull sudah terbakar. Spull kemudian saya bawa ke tukang gulung spull untuk diganti dengan yang baru dan digulung ulang.

Selesai semuanya, spull saya pasang kembali pada motor saya. Ternyata semuanya oke kembali.

Minggu, 10 Juni 2012

PEMBATAS BUSWAY

Seperti yang kita tahu, busway punya jalur sendiri di jalan. Bisa melenggang dengan nyaman saat kendaraan lain kena macet-cet-cet. Memang banyak banget itu gunanya busway, cepat sampai di tujuan dengan nyaman. Itu kalau kagak ada kendaraan lain di jalurnya, he-he. Kalau ada bakalan sama aja dengan kendaraan lain, sopir sama penumpangnya ngedumel gak putus-putus.

Kendaraan lain salah kalau masuk jalur busway? Tentu saja salah. Tetapi kalau kita lihat dari sisi sebelah sini, maksudnya dari sisi para biker, sebenarnya mereka tidak seratus persen salah. Loh, mengapa? Ya tentu saja, karena memang tadinya jalur busway itu adalah jalan mereka. Jalan yang kemudian dikurangi, diberi pembatas lalu diaku-aku sebagai jalan khusus busway. Giliran ada kendaraan lain yang lewat, tidak boleh. Selama ini kan kagak ada tuh jalur busway yang tidak memakan jalur umum, mengurangi jatah orang sehingga jalan yang semula sudah parah jadinya semakin parah karena dikurangi  untuk memberi jatah busway.

Apa tidak bisa tuh yang namanya busway dibuatkan jalan sendiri, tidak dengan mengurangi jalan yang sudah ada, yang memang sudah punya bakat macet sejak lahir. 

Mengapa saya terkesan kurang suka dengan busway. Well.. (caela kaya Agnes nih ngomongnya), bukan sama buswaynya saya sebal, tetapi sama jalurnya. Pertama karena jalur busway mengurangi lebar jalan yang menjadi jatah kendaraan lain (termasuk saya). Yang kedua karena jalur busway seringkali membawa korban. Coba kita cermati, berapa banyak yang telah menjadi korbannya. Terutama pengendara motor seperti saya yang jatuh karena menabrak pembatas busway. Saya menabrak pembatas busway sialan itu dekat penjara cipinang dan jatuh gubrak. Untungnya tidak ada kendaraan lain di belakang yang menghajar tubuh saya.

Untuk yang belum mengetahui keberadaan jalur busway sebelumnya di suatu jalan seperti saya, pembatas jalur busway itu berbahaya sekali. Memang sialan beneran, karena dulu-dulu saat saya masih tiap hari lewat situ, jalur buswaynya belum ada. Sebelumnya saya sudah sering membaca di media tentang pengendara yang nabrak pembatas busway, sama sekali tidak menyangka kalau saya bakalan mengalami.

Nah hal itu belum termasuk pengemudi busway menabrak orang yang sedang menyeberang. Merasa punya jalur sendiri yang tidak bakalan dilalui makhluk Tuhan yang lain, lantas saja mereka melenggang kencang dengan damainya, sampai tiba-tiba..bruk, busnya menyebabkan hamba Allah menghadap Sang Khalik.

Belum lagi pembatas busway yang sudah rusak dimakan umur, menjadi ranjau di jalanan bagi pengendara lain. Jalanan menjadi medan perang yang nyata dimana maut bisa mengambil nyawa kita setiap saat.

Semoga kedepannya kita semakin berhati-hati berkendara. Jangan lupa untuk berdoa sebelum berangkat, sehingga kita siap saat kita memang harus gugur di medan perang demi keluarga. 



Kamis, 05 April 2012

PARA KORUPTOR DI BENGKEL MOTOR

Kalau berbicara koruptor, pikiran kita hampir dapat dipastikan teringat dengan koruptor-kotuptor kelas kakap macam Gayus, Melinda, atau Nazaruddin. Bukan, bukan itu maksud saya, kalau itu kita nyaris tak dapat berbuat apa-apa selain mendoakan semoga apa yang mereka alami membuat mereka insyaf dan menjadi manusia yang lebih baik. Atau kalaupun tidak bisa, semoga mereka tetap betah di jalan mereka sehingga dosa mereka semakin hari bertambah besar sehingga siksa kubur mereka kelakpun akan semakin besar.

Kalau melihat apa yang terjadi sekarang di berbagai Lembaga Pemasyarakatan, kecil kemungkinan para kriminal tersebut bisa kembali ke jalan yang lurus. Di LP, yang berduit bisa tetap hidup enak, menjalani hari-hari mereka serasa di alam bebas. Yang punya bisnis haram, bisa tetap menjalankan bisnisnya dari balik LP dengan lancar dan memperoleh segala kebutuhan mereka untuk hidup enak dengan mudahnya. Tinggal minta aja pada sipir yang selama ini jadi teman setia mereka.

Tidak, saya bukan hendak membicarakan mereka, percuma buang-buang ludah. Seorang Denny Indrayanapun tidak sanggup menghentikannya, malah nyaris dijebloskan ke penjara karenanya. Nasibnya nyaris seperti Antasari Azhar yang dikeroyok komplotan koruptor beramai-ramai dan akhirnya dipenjara. Tidak bukan itu. Yang saya ingin omongin di sini adalah para koruptor kelas kecoa yang ada di sekitar kita, dalam hal ini di bengkel.

Ya, di bengkel. Jangan keliru, korupsi-korupsi kecil macam inilah yang bikin syetan-syetan bergembira ria. Kalau syetan-syetan yang dilaknat Allah sulit untuk menjebak kita dengan kemaksiatan yang besar, dienye akan menjebak kita dengan kemaksiatan-kemaksiatan kecil semacam korupsi kecil-kecilan. Caranya macam-macam, dari mulai tahap-tahap servis yang sengaja dilewati untuk menyingkat waktu, sampai menukar klep asli dengan yang imitasi pada waktu bongkar mesin.

Pemilik motor biasanya kan tidak melihat bagaimana motornya diservis, apalagi sekarang telah banyak bengkel motor yang menyediakan ruang tunggu yang nyaman dengan fasilitas yang nyaman pula. Bukannya mau menuduh semua bengkel motor begitu, akan tetapi perbuatan seperti itu akan selalu ada dan seringkali saya dengar dan saya saksikan sendiri saat saya masih aktif dulu, termasuk di bengkel-bengkel resmi. Hanya saja di tempat saya bekerja dulu, kini pengawasan sudah sangat ketat dan sanksi untuk maksiat seperti itu besar sekali, bisa dikeluarkan kalau ketahuan, entah di bengkel lain wallahu alam.

Sekali lagi, semuanya tergantung kepada pribadi masing-masing, dalam hal ini mekanik atau pemilik bengkel. Namun masih banyak sekali bengkel yang melakukan kecurangan dan penipuan terhadap konsumen, terutama saat bongkar mesin yang motornya harus menginap. Caranya  macam-macam. Biasanya dengan menukar sparepart yang asli dengan yang imitasi, atau memakai sparepart imitasi tetapi diberi label harga yang asli. tentu saja umur pakai sparepart yang imitasi berbeda jauh dengan yang asli. Pada saat garansi bongkar mesinnya habis, biasanya 1 bulan pemakaian, kerusakan motor terjadi lagi, sama persis seperti sebelumnya. Tentu saja pemilik bengkel angkat tangan karena garansi sudah habis.

Saya punya pengalaman begini. Duluuu sekali, pada saat seorang kawan saya servis motor. Kebetulan pemilik motor melihat dari balik pembatas antara ruang servis dan ruang tunggu. Pemilik motor melihat saat teman saya itu sedang membuka karburator. Belum selesai karburator dibuka, pemilik motor menengok ke arah lain sejenak. Tetapi saat dia menengok kembali ke arah motornya, karburator sudah sedang dipasang oleh teman saya itu. Padahal dia hanya menengok ke arah lain beberapa detik saja. Tentu saja pemilik motor itu jadi bertanya kepada teman saya: Mas, karburatornya sudah dibersihkan belum. Teman saya itu dengan santainya menjawab: Sudah, pak.

Apa yang saya ceritakan di atas bukanlah cerita, tetapi benar-benar terjadi. Itulah contoh koruptor kecil-kecilan yang biasanya terjadi di lingkungan kita. Masih banyak lagi contoh-contoh lain yang kalau saya ceritakan semuanya yang membaca bisa bosan sampai ileran mau muntah.

Maka dari itu waspadalah buat para pemilik motor, carilah bengkel yang bisa dipercaya. , Masih banyak bengkel motor yang jujur, akan tetapi juga tidak semua bengkel motor jujur dan takut dosa kepada Allah. Karena godaan untuk berbuat korup itu besar sekali. Dan nyaris tidak ketahuan kecuali oleh Allah. Semoga Allah SWT melindungi kita dan terutama saya sendiri dari perbuatan yang demikian. Amin.


Rabu, 04 April 2012

MENANGANI MOTOR KORBAN BANJIR

Musim banjir telah tiba. Jakarta, seperti tahun-tahun sebelumnya, dan tahun-tahun sebelumnya lagi, masih menjadi langganan banjir. Tidak peduli seberapa keras janji-janji kampanye para gubernur diteriakkan untuk menangani banjir, tidak peduli seberapa ahlinya para gubernur menguasai masalah Jakarta, tidak peduli seberapa tebal kumis yang melintang di bibir gubernur yang bikin cewek-cewek ABG histeris ,entah kagum apa sebel. Jakarta tetap saja banjir.

Selain manusia pengendaranya, motor juga bisa menjadi korban banjir. Saat hujan dan banjir, motor diajak menerobos genangan air yang kadang-kadang sampai setinggi pinggang. Kalau sudah begitu, motor jadi bermasalah, brebet,batuk-batuk dan akhirnya mogok.

Biasanya motor yang mogok setelah diajak menerobos banjir cukup dengan dikeringkan businya, lalu diselah beberapa kali, busi dipasang lagi, kemudian bisa hidup lagi seperti sediakala. Tetapi selepas itu jangan  buru-buru senang dulu. Motor harus diperiksa apakah bagian dalam mesin sudah terkontaminasi air atau tidak. Caranya yaitu dengan mengganti oli mesin sesegera mungkin. Lihat apakah oli mesin yang baru dikeluarkan berwarna keputih-putihan atau tidak. Kalau tidak, bagian dalam motor dapat dikatakan aman dari kontaminasi air. Tinggal mengecek karburator dan saringan udara, maka beres sudah. Motor sudah dapat dipakai seperti biasa.

Tetapi kalau dari oli mesin yang dikeluarkan tersebut ada warna keputih-putihan atau ada rona putihnya walau sedikit, artinya bagian dalam mesin sudah tercemar air dan harus dibersihkan. Semakin putih warna oli mesinnya, maka semakin besar cemaran air di dalam mesin. Hal ini memerlukan penanganan tersendiri. Bagian dalam mesin harus dibersihkan.

Membersihkan bagian dalam mesin itu tidak terlalu sulit. Caranya dengan mengganti oli mesin yang tercemar tadi dengan oli yang baru, lalu hidupkan motor sambil memainkan gas sedikit selama beberapa menit, dikira-kira saja. Lalu keluarkan oli mesinnya, lihat apakah oli mesin yang dikeluarkan tersebut masih ada warna keputih-putihan. Lalu ganti oli mesin dengan yang baru, dan ulangi proses tersebut. Pada saat menggenti oli mesinnya, lihat apakah masih ada rona keputihan pada oli mesin yang baru dikeluarkan. Begitu terus berulang-ulang sampai rona keputihan pada oli mesin hilang.

Setelah rona keputihan pada oli mesin hilang, terakhir ganti oli mesin dengan yang baru. Setelah itu copot knalpot dari mesin untuk memudahkan membuang air yang sudah terlanjur masuk ke dalam knalpot. Lalu bersihkan karburator dan saringan udara, ganti dengan yang baru kalau perlu.

Setelah itu motor sudah dapat dipakai seperti biasa. Tetapi untuk amannya motor sobat harus ganti oli mesin kembali kira-kira seminggu setelah dipakai. Saat itu lihatlah oli mesinnya apakah masih berona putih, kalau tidak berarti aman, bereslah sudah.

Semoga motor sobat sehat-sehat selalu, pengendaranya juga tentunya. Wassalam. 


Minggu, 01 April 2012

AKI-AKI NAIK MOTOR

Buat sobat-sobat sekalian, cara safety riding yang benar sesungguhnya dengan melihat cara aki-aki naik motor. Aki-aki kan kalau naik motor itu hati-hati sekali, pelan, pelan, pelan, benar-benar safety sekali walau saya yakin dienye belum pernah kena training Safety Riding. Tetapi yang kadang-kadang agak mengesalkan kalau jalannya ditengah, geal geol dengan santainya, padahal di pinggir jalan kosong melompong, sampai kadang-kadang kita gak sabaran melihatnya maunya kita klaksonin dibelakangnya biar kaget. Apalagi kalau belok seringkali belok begitu saja tanpa pakai tanda sen.

Tetapi yang mau saya bicarakan disini bukanlah aki-aki yang lagi naik motor itu, biar sajalah dia naik motor pelan-pelan yang penting selamat. Tidak mencelakakan orang lain, ia kalau orang yang dicelakakannya itu memang sudah habis umurnya yang dijatah Tuhan, kalau belum kan jadinya cacat doangan tuh orang. Kasihan kan. Yang saya maksudkan disini adalah aki atau battery, sebuah komponen yang sangat penting pada sepedamotor.

Aki pada sepedamotor mempunyai posisi yang sangat penting. Aki menyuplai power untuk lampu-lampu, klakson, starter elektrik, dan seterusnya. Tanpa aki sepeda motor tidak akan berfungsi dengan baik. Sen redup, lampu rem mati, klakson peyang yang membuat motor kurang safety. Bahkan untuk beberapa motor yang memakai CDI-DC, tanpa aki, motor akan brebet, tidak enak dipakai dan susah menghidupkannya.

Ada dua jenis aki sepedamotor, yang pertama adalah aki basah dan yang kedua adalah aki kering atau Aki MF (Maintenance Free). Perawatan aki basah lebih repot daripada aki kering. Dari mulai pemasangan pertama sampai perawatannya saat dipakai, aki basah lebih butuh perhatian, seperti istri muda yang lebih butuh perhatian daripada istri tua. Pada saat pembelian, biasanya aki basah sudah disertakan dengan accu zuur, yaitu cairan aki yang botolnya biasanya berwarna merah. Bukalah tutup elemen aki yang berjumlah enam buah di atas aki dan buka juga tutup pernapasan aki di samping aki. Isilah masing-masing elemen dengan accu zuur sebatas upper level, yaitu garis batas atas yang ada disisi aki. Hati-hati karena accu zuur gatal kalau terkena tangan. Diamkan beberapa saat, akan ada gelembung yang naik, biarkan sampai gelembung-gelembung tersebut hilang. Tambahkan accu zuur apabila cairan tersebut berkurang. Ingat jangan sampai melebihi upper level. Tutup keenam elemen aki, lalu pasang pada sepedamotor, sebaiknya dari mulai yang positif dahulu barulah yang negatif. Terakhir pasang selang pernapasannya, gunanya untuk jalan masuk udara, dan juga untuk membuang sisa-sisa reaksi pada aki saat dipakai.

Untuk perawatan aki basah ini harus dilakukan minimal seminggu sekali, terutama untuk merk Yuasa yang cairan akinya lebih cepat kering. Tambahkan cairan aki dengan air aki biasa yang botolnya berwarna biru sampai batas upper level. Untuk Aki MF, sesuai dengan namanya Maintenance Free, memang bebas perawatan. Tak perlulah kita mengecek secara rutin.


Kalau suatu ketika motor tidak mau distarter elektrik, motor tiba-tiba mati, tetapi saat dihidupkan memakai selah motor hidup dan berfungsi normal dan starter sepertinya baik-baik saja, itulah tanda-tandanya aki sudah memasuki usia senja. Cobalah setroom terlebih dahulu, setroom sampai kondisi aki 100 persen. Ulangi beberapa kali, karena kadang-kadang aki tetap tidak berfungsi kalau hanya disetroom satu kali saja. Tetapi kalau dengan cara demikian aki tetap tidak berfungsi dengan baik, sobat harus bersiap-siap membeli yang baru. 

Kamis, 02 Februari 2012

MEMBICARAKAN KLEP

Kapan kita perlu mengecek klep motor kesayangan kita? Sebetulnya saat kita servicepun kita sudah sekalian dapat melihat kondisi klep-klep motor kita. Klep itu sepanjang kita memakai klep yang asli  dan pemakaian motor kita sehari-hari normal, umurnya panjang sekali seperti umur motor kita. Kecuali dalam keadaan tertentu, misalnya pemakaian oli palsu (secara tidak sengaja tentunya), atau pemakaian oli mesin yang speknya berbeda dengan motor, atau terlambat mengganti rantai mesin.

Biasanya kita seringkali mengabaikan suara berisik dari rantai mesin. Walau kadang motor sudah ribut sendirian saat berhenti di lampu merah, tek-tek-tek-tek. Sampai kadang orang banyak yang nengok, malah barangkali sampai ada yang sudah ingin pesan kolnya jangan banyak-banyak, disangka tukang Mie tek-tek. Ah sekedar suara berisik doangan menurut kita, nanti juga suara berisiknya ilang sendiri pada saat jalan. Tentu saja pada saat jalan kemudian, suara berisik tersebut hilang, karena tertutup oleh suara mesin. Apalagi kalau sobat memakai knalpot racing, saat berhentipun kita tidak tahu rantai mesinnya berisik atau tidak.

Kalau yang demikian dibiarkan, rantai mesin beresiko melompat dari cam sprocket. Akibatnya seher akan menonjok klep sehingga klep akan bengkok, karena gerak seher tidak sinkron lagi dengan gerakan klep. Maka mogoklah motor sobat, repot kan. Apalagi kalau kejadiannya di tengah perjalanan dan pada saat tanggung bulan pula atau saat sobat baru saja bayar kontrakan. Buset dah. Kalau sudah begitu, mengganti klep adalah satu-satunya solusi walau sobat tak punya uang sekalipun.

Demikian juga kalau saat dikendarai atau motor dihidupkan, gas motor tidak stabil atau turun naik, turun terus naik dan seterusnya. Yang begini patut dicurigai motor sobat bocor pada bagian klepnya, mengatasinya motor harus Top Overhole dan klepnya harus disekir ulang. Klep tidak perlu diganti, bisa memakai yang lama. tetapi kalau klep sudah bengkok, hendaklah diganti dengan yang baru.

Untuk mengganti klep, motor harus melakukan Top Overhole, yaitu membongkar mesin bagian kepalanya saja (Cylinder Head). Sobat harus menyediakan Paking A, valve set, rantai mesin dan oli mesinnya. Saya tidak akan menyarankan sobat sekalian untuk mengganti sendiri klep motor sobat yang bengkok tersebut, lebih baik dilakukan mekanik berpengalaman. Jangan lupa saat penggantian, mintalah mekanik untuk mengganti semua sil-sil yang ada, terutama sil klep yang kalau tidak diganti, bisa saja membuat motor ngebul karena oli mesin dari Cylinder Head tembus masuk ke ruang bakar.


Setelah semuanya selesai dipasang dengan benar, jangan lupa untuk perawatannya, lebih baik sobat memakai oli mesin yang direkomendasikan. Jangan terlalu encer atau terlalu kental. Kalau terlalu encer, gesekan mesin akan terlalu besar sehingga part-part mesin cepat aus. Sebaliknya kalau terlalu kental, oli mesin akan sulit mencapai bagian-bagian tertentu sehingga menyulitkan pelumasan di dalam mesin.

Selasa, 13 Desember 2011

SERVICE RUTIN ITU TIDAK PERLU

Kalau sobat service, terutama di bengkel resmi, tentu sobat sering mendengar nasehat untuk melakukan service rutin, terutama kalau motor sobat banyak masalah. Tentu nasehat seperti begini tidak ada salahnya namun juga tidak lantas seratus persen benar.

Nasehat seperti itu cuman berlaku buat pemilik motor yang tahunya hanya menunggang motor saja, tetapi tidak mengerti sama sekali tentang motor. Kalau sobat cukup mengerti tentang motor, sebetulnya service rutin itu tidak perlu. Makanya selayaknyalah sobat lebih mengerti kendaraan kesayangan sobat, walaupun yang perlu-perlu saja. Seperti kalau sobat lagi demen sama seseorang, maka sobat akan mencari tahu tentang orang itu, iya kan?

Sebetulnya apa sih yang dilakukan mekanik saat melakukan service pada motor kita? Ada beberapa poin service yang dilakukan mekanik di AHASS. Yang pertama adalah membuka dan membersihkan karburator. Yang kedua adalah membersihkan filter udara, untuk motor yang masih memakai busa seperti Grand dan Supra 100. Yang ketiga adalah melakukan penyetelan pada klep baik untuk klep masuk/in maupun untuk klep buang/ex, yang ini hanya untuk motor 4 tak, karena motor 2 tak tidak memiliki klep di bagian Cylinder Headnya. Yang keempat adalah pemeriksaan air aki atau battery untuk aki basah, sedang untuk motor-motor sekarang yang pakai aki MF/Maintenance Free hal ini tidak perlu dilakukan. Yang kelima adalah penyetelan rantai roda dan pemberian oli pada rantai roda bila kering.

Setelah itu mekanik melakukan pemeriksaan dan penyetelan rem baik depan maupun belakang, lalu pemeriksaan komstir, pengecekan saklar dan lampu-lampu sambil menghidupkan motor dan melakukan pengecekan gas. Setelah itu, terakhir melakukan pengecekan tekanan angin ban, 28/29 untuk ban depan dan 32/33 untuk ban belakang, sama baik untuk sendirian maupun berboncengan. Selesai!

Jadi kalau sobat punya motor dengan aki MF, sobat tahu cara pengecekan rantai dan rajin mengganti oli mesin secara teratur, sebetulnya sobat tidak perlu service rutin. Kalau motor sobat brebet misalnya, buka saja karbunya, bersihkan karbu dan semprot dengan karburator cleaner kalau sobat tidak punya kompressor, lalu bersihkan filter udara (untuk motor lama yang masih pakai busa). Pasang lagi, lalu hidupkan. Beres.

Selalulah memeriksa rantai roda, karena komponen ini penting untuk keselamatan. Setel bila kendor dan selalu berikan oli dan jangan dibiarkan kering terutama saat musim hujan. Air cepat sekali membuat rantai roda kering. Periksa rem juga depan belakang.

Khusus untuk penyetelan klep sebaiknya jangan dilakukan sendiri. Khusus yang ini hanya dapat dilakukan oleh mekanik karena berbahaya kalau salah stel, motor sobat bisa bengkok klepnya. Beruntung penyetelan klep memang tidak perlu dilakukan rutin. Kalau motor sobat masih enak larinya dan tidak kasar suaranya, penyetelan klep tidak perlu dilakukan.

Kalau sobat tahu kapan saatnya harus mengganti kampas rem dan kapan harus mengganti rantai roda misalnya, sobat tidak perlu harus bolak-balik-balok ke bengkel yang makan duitnya lumayan gede yang tadinya bisa buat jajan anak jajanan yang tidak mengandung pewarna atau borax atau formalin, atau beli gorengan yang tidak dicampur plastik saat digorengnya. Belum lagi kalau sobat kena tipu mekaniknya yang bikin kerusakannya merembet ke sana, merembet ke sini. Yang harusnya cuman 50 ribu perak doangan udah sama oli mesin, jadinya habis ratusan ribu perak yang bikin sobat nyengir saat harus membayar di kasir.

Makanya kalau sobat mengerti sedikit ilmu tentang motor sobat, service rutin bulanan tidak perlu dilakukan. Yang perlu rutin dilakukan adalah mengganti oli mesin, kira-kira setiap 1500 sampai 2000 km.  

Selasa, 06 Desember 2011

JALAN-JALAN

Akhir tahun hampir tiba. Tentu banyak orang yang sudah bersiap-siap buat jalan-jalan ke tempat-tempat yang belum pernah didatangi. Atau yang sudah pernah didatangi tapi mau didatangi lagi berkali-kali, sampai hampir bosan rasanya. Sebagai bikers, banyak hal yang perlu dipersiapkan dalam kurung dibawa waktu jalan-jalan, jaga-jaga kalau amit-amit terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kalau anggota DPR sih nggak perlu mempersiapkan diri kalau mau jalan-jalan, yang kabarnya untuk kesekian kalinya akan dilakukan. Semua sudah ada yang mengurus. Mulai dari pakaian, perbekalan, akomodasi, sampai uang saku, bahkan tidak usah dari kantong sendiri. Semuanya dimodali pake uang rakyat yang kalau dikonversi bisa buat bikin jalan raya ribuan kilo di Papua, atau bikin Puskesmas di perbatasan Kalimantan, atau memperbaiki lubang-lubang di jalanan Jakarta yang seringkali bikin kita celaka. Kalau ditanya dan mendapat protes jawabannya selalu: sudah dianggarkan, memakai dan menghabiskan sisa anggaran tahun ini, dan seterusnya yang semuanya bikin setan gembira ria tapi bikin sebal kita-kita.

Lagian, kenapa sih sisa anggaran wajib dihabiskan? Kan bisa disimpan untuk menambah anggaran tahun depan. Dikiranya kita ini bodoh semuanya apa? Kan orang miskin tidak identik dengan orang bodoh. Dasar omongan orang tak beriman.

Kembali kepada persiapan para sobat semua yang pengen jalan-jalan--soale kalau ngomongin koruptor terus kepala kita bisa tambah pusing--ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Yang pertama adalah busi cadangan dan kunci businya, jaga-jaga kalau motor mogok. Yang ini wajib walaupun jarak yang ditempuh dekat, karena sebagian besar kasus mogok diakibatkan busi yang sudah mati.

Berikutnya adalah Tubeless repair kit, kalau sobat memakai ban tubeless. Harganya berkisar 60.000-an. Bisa dicari di toko-toko perkakas, atau di Ace Hardware. Cara menggunakannya begini. Pertama cabut paku yang bikin bocor menggunakan tang, lalu tusuk bekas lubang paku dengan pen kikir dan gerakkan maju mundur beberapa kali. Awas jangan kelamaan, nanti lobangnya jadi lebar. Lalu cabut perlahan  dan masukkan jarum penusuk yang sudah dipasangi karet penambal. Lalu cabut perlahan sambil agak dipuntir. Kemudian ratakan karet penambal yang nongol. Selesai.

Atau kalau sobat mau yang agak praktis, dan takut kalau ban sobat menjadi tambah rusak dan pendek umurnya, sobat bisa menggunakan lem superglue hight quality ke lubang yang bocor. Tetapi cara ini harus dilakukan dengan terlebih dahulu membuang sisa angin yang ada di dalam ban. Dan sesudah beberapa menit lem kering, ban harus dipompa lagi. Jadi siapkan juga pompa kaki untuk mengisi anginnya.

Kalau sobat memakai ban dalam, agak sulit mengatasinya sendiri kalau bocor. Memang ada alat sejenis cairan yang bisa diisi lewat pentil yang bisa mengatasinya. Tetapi itu harus dilakukan sebelum bannya bocor. Kalau sudah bocor percuma. Kalau tidak demikian, terpaksa sobat harus mencari tukang tambal ban terdekat dengan mendorong motor sobat. Jangan dinaiki karena bisa membuat bocornya tambah parah. Untuk jaga-jaga, bawalah ban dalam cadangan agar sobat tidak "ditembak" tukang tambal ban, atau dipasangi ban dalam kualitas rendah yang begitu dipakai dua hari saja sudah robek.

Di samping kedua hal tersebut, persiapkan juga jas hujan yang baik, dan air mineral secukupnya. Terakhir periksa juga kondisi motor sobat dengan teliti. Jangan sungkan-sungkan untuk merepair atau mengganti part-part yang sudah aus, apalagi yang berhubungan dengan safety.

Demikianlah sekedar informasinya,semoga senang dalam perjalanan dan selamat sampai tujuan. Jangan lupa Bismillah sebelum berangkat.

Selasa, 22 November 2011

KOMSTIR TERASA TIDAK ENAK

Pernah merasa tidak enak pada komstir motor saat dikendarai? Ketika dibawa ke bengkel resmi dan dicek, ternyata dibilang tidak apa-apa oleh mekanik yang memeriksa? Kesal bukan? Padahal sobat jelas-jelas merasa ada yang tidak beres saat motor dikendarai.

Kalau yang sobat rasakan adalah motor terasa keras dan ngebuang kekiri dan kekanan saat dikendarai, memang ada yang tidak beres pada komstir motor sobat. Sebenarnya bukan sepenuhnya salah mekanik bengkel resmi yang memeriksa. Mekanik mengatakan demikian karena cara dia memeriksa adalah sebagai berikut. Motor sobat pertama-tama distandar-tengahkan lalu bagian belakang ditekan sampai ban depan atau stang dalam posisi bebas. Stang digerakkan ke kanan dan ke kiri, kalau stang terasa seret dan tidak bebas maka mekanik akan melakukan penyetelan sampai gerakan stang terasa enak dan tidak terhambat.

Mekanik hanya memeriksa dengan cara itu. Jadi tidak sampai membongkar komstir dan memeriksa pelor-pelornya. Walaupun sobat ngotot (tanpa memakai otot) bahwa komstir tidak enak. Mengapa demikian? Karena mereka dikejar target harus menyelesaikan sekian motor dalam sehari bila masih doyan insentif dari perusahaan. Membongkar komstir bukanlah favorit mereka saat mengejar target.

Yang jadi masalah, seringkali masalah pada komstir tidak dapat dideteksi hanya dengan cara demikian. Saat diperiksa dengan cara standar, stang tetap terasa enak dan bergerak tanpa hambatan. Pada saat motor dikendarai, dalam kecepatan tertentu barulah terasa keras dan tidak enak. 

Kalau memang terasa demikian pastilah ada pelor yang telah rusak atau bahkan hancur pada komstir motor sobat. Bongkar saja komstir sobat. Periksa pelor-pelornya dan ganti kalau perlu, banyak toko sparepart yang menjualnya. Beri gemuk dan kemudian pasang pelor dengan hati-hati. Untuk bebek jumlahnya adalah 23 buah di bagian atas dan 29 buah di bagian bawah. Atau kalau sobat meragukan jumlahnya, pasang saja dan agak ditekan sampai tidak ada celah lagi pada alurnya. Sekarang ini sudah banyak yang satu set tinggal pasang saja, jadi agak mudah.

Kalau sobat masih khawatir hanya bisa bongkar saja dan tidak bisa pasang, bawa saja ke bengkel. Tetapi jangan minta dicek komstir atau diperiksa saja. Sobat harus langsung minta ganti pelor komstir. Kalau memang masalah yang sobat rasakan seperti di atas, hampir dapat dipastikan pelor komstirlah masalahnya. Dan mengganti pelor komstir adalah satu-satunya cara mengatasinya.  

Senin, 04 Juli 2011

MOTOR NGEBUL

Sering melihat motor berasap atau ngebul? Atau barangkali saja motor sobat sendiri yang ngebul. Motor yang ngebul atau mengeluarkan asap dari knalpot menandakan motor bermasalah, baik masalah sepele atau tidak sepele. Kalau masalahnya sepele, motor bisa terus dipakai tanpa konsekuensi apa-apa hanya saja jadi kurang nyaman dipandang (bahasa kerennya tidak eyecatching), saat berhenti di lampu merah sobat seperti sedang membakar sampah sendirian. Kalau kondisinya tidak sepele, motor sebaiknya segera diperbaiki kalau tidak ingin lebih parah.

Ada dua macam ngebul pada motor. Pertama adalah ngebul yang berasap warna hitam, asap dari knalpot kalau diperhatikan warnanya hitam. Ngebul yang ini tidak terlalu gawat and tidak terlalu urgen untuk segera diperbaiki kalau sobat sedang ngirit terutama kalau uang yang ada mau dipakai buat malam mingguan dulu nonton film Kuntilanak Perawan, walau sebetulnya tidak ada kuntilanak yang perawan ( karena kuntilanak kan matinya karena beranak, jadi tidak perawan). Ngebul yang ini disebabkan karburator yang kotor atau knalpot yang udah berkerak. Kalau mau hilang, motor harus diservis, karbu dibongkar, dibersihkan total kalau perlu pakai karbu cleaner. Lalu knalpot mesti dibersihkan.

Kalau sudah diperlakukan demikian ngebul hitam gak mau hilang juga, menandakan bahwa karbu atau knalpot sobat sudah minta diganti dengan yang baru, karena kondisinya sudah terlanjur parah.

Ngebul yang kedua adalah keluarnya asap berwarna putih dari knalpot motor sobat. Ngebul seperti ini harus mendapat perhatian khusus karena artinya komponen daleman (bukan celana daleman) motor sobat sudah aus. Kalau dibiarkan, oli mesin jadi cepat berkurang yang akhirnya bisa merusak keseluruhan mesin.  Komponen yang harus diganti adalah Ring seher dan sohib kentalnya yaitu dinding silinder (harus dikorter). Ada 4 macam tingkatan korter yaitu 25, 50, 75 dan 100.Kalau belum pernah dikorter, pakai ukuran 25, maksudnya 0,25 mm. Jadi sobat memakai ring seher ukuran 25 juga. Agar lebih afdol, ganti juga seal klep, sekalian klepnya di sekir.

Selain sebab alami, ada juga ngebul yang diakibatkan pemakaian knalpot racing yang kurang bagus. Pemakaian knalpot racing yang tidak standar mengharuskan penyetelan karbu yang tidak standar pula kalau tak ingin knalpot nembak seperti koboi. Setelan udara karbu harus dikecilkan, ini mengakibatkan suplai bensin jadi terlalu banyak dan akibatnya asap jadi berwarna hitam dan lama-kelamaan mengerak. Dalam jangka panjang memperpendek umur karbu dan knalpot istri kedua sobat. 

Jumat, 10 Juni 2011

KORUPTOR HARUSNYA DITEMBAK MATI!

Mengapa saya memasang judul begitu? Itu karena saya geram setelah membaca maupun menonton dagelan kelas tinggi yang sedang dipertontonkan elit-elit kelas kerbau saat ini. Koruptor bebas kabur ke luar negeri dengan alasan macam-macam, umumnya sakit dan untuk berobat. Suatu penghinaan sebenarnya terhadap dokter-dokter jenius di negara kita, seolah-olah mereka tak sanggup mengobati para koruptor yang hanya sakit sepele saja.

Masih ingat kepada Edi Tansil, buronan kelas kakap yang kabur ke luar negeri yang sampai sekarang tak bisa kita sentuh. Hal yang sama sekarang sedang terjadi pada Nunun Nurbaeti yang (katanya dia dan keluarganya yang sangat terhormat) sakit lupa ingatan, tetapi masih bisa jalan-jalan sampai ke Thailand. Juga sedang terjadi pada Nazaruddin yang katanya sedang tak ingin diganggu sehingga tidak mau hadir ketika dipanggil KPK.

Kalau saja tidak begitu banyak koruptor di negara kita yang sibuk sana sibuk sini melindungi mereka, mestinya mudah saja mereka ditangkap. Dan kalau saja tidak banyak hakim dan jaksa yang bisa disogok, mestinya mereka gampang saja diberi hukuman yang setimpal.

Tetapi jangan sampai setelah ditangkap dan dihukum, mereka jadi merepotkan seperti Malinda Dee yang gentong kebanggaannya infeksi lalu jadi butuh duit jatah pengobatan masyarakat miskin yang untuk makan saja susah. Sialan. Seharusnya dia dilepas saja ke jalanan setelah uangnya disita sampai isi dompetnya yang terakhir, daripada merepotkan. Biar saja dia minta tunjangan sana sini sama pejabat-pejabat yang dulu ditolong mencuci uangnya.

Seharusnya koruptor gak usah diadili. Buat saja gugus tugas yang dulu memburu dan menembak mati preman, tetapi sekarang memburu dan menembak mati koruptor. Karena koruptor itu merupakan kejahatan yang paling kejam. Kalau perampok, penipu dsb hanya mengincar orang yang punya duit doang, koruptor justru merampok duit orang-orang melarat. Orang-orang yang seharusnya menikmati duit pembangunan yang mereka korupsi.

Koruptor memang seharusnya ditembak mati.
Percayalah.

Senin, 18 April 2011

MENGATASI SHOCKBREAKER DEPAN BUNYI

Kalau sobat merasakan shok depan motor kesayangan sobat bunyi saat melindas lobang (atau lubang?) ah, bodo amat, yang penting jalan gak rata aja. Kalau mengalami yang demikian itu artinya shok depan motor sobat terlalu lemah. Biasa terjadi di motor Beat dan Supra 125. Sebenarnya hal ini gampang diatasi.

Hal semacam ini terjadi karena memang motor-motor tersebut dirancang untuk melibas jalan di Indonesia yang memang kebanyakan tidak rata, agar motor terasa senyaman mungkin, sehingga volume oli shok memang agak kurang. Tetapi seringkali hal ini malah membuat kita kurang nyaman. Setiap kali melibas lubang, walau tidak dalam bahkan jalan tidak rata sekalipun, shok berbunyi klok-klok yang cukup keras sehingga mengganggu telinga.

Untuk mengatasinya, oli shok harus ditambahkan masing-masing 10 cc dari volume aslinya yang 76 ml untuk Beat dan 72 ml untuk Supra 125 jenis apapun. Gunakan oli shok aslinya. Untuk mudahnya, bawa saja ke bengkel, minta ditambahkan  oli shoknya. Beres.

Kalau ingin mengerjakan sendiri sebetulnya agak repot. Begini. Buka shok depan dari motornya. Kalau sudah dilepas, buka penutup shok yang terletak di bagian atas. Kemudian tekan bagian dalam shok (seat b, spring) memakai obeng kembang besar, lalu congkel ring kecil (stopper) di dalamnya. Setelah ring terlepas, penutupnya (seat b, spring) akan terlepas. Hati-hati mengerjakanya karena bisa terlontar kalau tidak ditahan. Setelah itu tambahkan 10 cc oli shok standar. Kalau ingin mengganti olinya sekalian, buang saja oli lamanya, kemudian masukkan oli shok baru sebanyak 76 ml + 10 cc untuk Beat, atau 72 ml + 10 cc untuk supra 125. Jangan lebih karena dapat menyebabkan shok terlalu keras. Setelah beres, ulangi untuk shok yang sebelah lagi.

Tools yang diperlukan antara lain Obeng kembang besar, obeng min kecil (obeng seting gas), kunci ring 19, kunci ring 14, kunci sok 8.

Nah, semoga permasalahan sobat terselesaikan. Minimal sobat sekarang mengerti sebabnya, tak lagi gampang dibohongi mekanik dengan kerusakan ini itu.

Jumat, 01 April 2011

KARTU KREDIT, KEMUDAHAN YANG MENJEBAK

Kalau kita sempat membaca di surat kabar atau internet, banyak kejadian kriminal yang silih berganti terjadi di negara kita. Negara yang gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja. Makmur beneeerrr...(katanya). Setidaknya memang pernah begitu, dulu...duluuuu sekali....jaman Majapahit.

Edi Tansil, Gayus, Selly, Malinda, sampai koruptor kelas kutu kupret yang cuman korupsi lima ribuan, semua berlomba-lomba mengeruk untung sebanyak-banyaknya tanpa peduli bahwa uang yang mereka telan sebetulnya adalah hak si Ijah tukang jamu yang sehari-hari harus berjalan puluhan kilo demi puluhan ribu doangan, belum lagi kalau yang beli pakai pegang-pegang segala padahal cuman beli segelas jamu doang dua ribu perak. Juga tak peduli kalau uang yang mereka telan adalah kepunyaan si Budi kecil yang harus jualan koran untuk tetap bisa sekolah. Mereka telan juga hak anak-anak sekolah di daerah terpencil yang belajar di gedung sekolah yang hampir ambruk, bocor kalau hujan dan kelilipan debu kalau panas. Juga mengambil hak orang-orang pinggiran lainnya yang buat makan sehari sekali saja susahnya minta ampun, apalagi buat keperluan lain yang bagi kita mungkin hal yang biasa saja.

Mana peduli para koruptor tersebut, Tuhan saja mereka tidak ingat, apalagi orang-orang yang bagi mereka tidak ada artinya, yang sehari-hari dilirikpun tidak. Jangan salah. Yang saya maksud koruptor di sini bukan saja sekelas Gayus, Edi, dan konco-konconya sesama teman seperjuangan. Tetapi juga termasuk kita yang mungkin cuma pengin untung sedikit doang tapi dengan membohongi orang. Instrospeksilah diri kita, jangan sampai di akhirat kita sekamar dengan Gayus, amit-amit.

Masih ingat berita kemarin, seorang pengusaha digebukin Debt Collector sampai mati? Salah siapa? Si pengusaha mungkin salah karena tidak membayar tagihan yang jatuh tempo, tetapi kesalahan terbesar menurut saya ada di pihak Bank. Agen-agen mereka yang menawarkan kartu kredit pada kita kadang terlalu giat, sampai-sampai menawarkan untuk membuatkan slip gaji palsu untuk melengkapi persyaratan pembuatan kartu kredit.

Beberapa rekan mekanik sempat terjebak dan akhirnya tergiur memiliki kartu kredit. Bagaimana tidak, untuk memiliki kartu kredit mereka sangat dipermudah dan bahkan persyaratan yang diperlukan dibuatkan oleh pihak bank sendiri. Sesudah memiliki kartu kredit tentu rekan-rekan tergoda untuk membelanjakannya. Tentu saja enak, bisa belanja apa saja tanpa keluar duit. Sampai akhirnya pengeluaran sudah sangat jauh lebih besar daripada kemampuan untuk membayarnya.

Kalau sudah begini, kerja jadi ketakutan tiap saat. Setiap ada Debt Collector yang mencari, si pemilik tagihan harus selalu bersembunyi. Sialannya, yang menjadi Debt collector bukanlah orang yang sama yang dulu menawarkan kartu kredit sambil tersenyum ramah. Sekarang yang datang adalah orang lain yang bertampang galak, seram, jelek dan seterusnya yang semuanya tidak enak, pake bau asem lagi badannya.

Mestinya ada aturan di bank sendiri yang mengharuskan yang menjadi Debt Collector adalah mereka yang juga menawarkan pembuatan kartu kredit tersebut sehingga tidak seenak udelnya membujuk orang bikin kartu kredit tanpa peduli orang tersebut mampu membayar atau tidak.

Bagi sobat yang memiliki kartu kredit, berhati-hatilah memakainya, kontrol pengeluaran. Untuk yang belum memiliki kartu kredit, lebih baik urungkan niat untuk memiliki kartu kredit. Sehingga jika kita membeli sesuatu barang, kita masih merasakan mahalnya harga barang tersebut.

Kamis, 10 Maret 2011

SEDIKIT TENTANG MEMASANG BAN TUBELESS

Ban tubeless memang sebuah kemajuan jaman. Kebanyakan motor sekarang, apalagi keluaran baru sudah dilengkapi dengan perangkat ban tubeless. Ban tubeless memang lebih nyaman dipakai. Tak perlu dicongkel-congkel lagi apabila ban kita bocor sehingga meminimilisasi kemungkinan velg cepat rusak. Lebih aman pula karena jenis ini tak kan langsung kempes bila terkena paku.

Memasang ban tubeless sebetulnya sama saja dengan yang type tube. Perbedaannya barangkali pentilnya, yang khusus memakai pentil tubeless yang terpisah dengan bannya. Memasang pentil ini kudu ati-ati. Jika anda kesulitan memasangnya, karena biasanya pentil ini memang cekak sekali ukurannya, potong saja bagian karet pentilnya sedikit. Yang dipotong bagian karet yang ada di luar velg, bukan yang di dalam. Mengapa? Karena bagian karet yang ada di dalam velg penting untuk menahan tekanan angin ban, jangan di utak-atik.

Kadang-kadang saat ban sudah terpasang, sulit untuk memompanya. Sudah dipompa berulang-ulang tetap aja tuh angin cuma numpang lewat, ogah mampir.  Nah kalau menjumpai yang seperti ini, perhatikan bagian bibir ban yang bersentuhan dengan bibir velg. Bagian ini terkadang kurang menempel pada bibir velg. Nah hentakan ban yang telah terpasang itu pada lantai agak keras, ketuk-ketukan sampai bibir ban mencium bibir velg dengan mesra.. Lalu pompa seperti biasa. Masalah pasti beres.

Untuk lebih memastikan tidak ada angin sepoi-sepoi yang bertiup dari dalam ban, periksa lagi. Caranya? Gampang. Masukkan saja itu ban yang sudah terpasang ke dalam air dalam wadah yang besar. Kalau ada gelembung yang keluar berarti bocor. Bagaimana kalau tempat airnya tidak ada karena sedang dipakai istri atau mertua kita? Tuangkan saja sedikit air ke atas ban dalam posisi tidur dan belum terpasang pada motor. Goyang karawangkan sedikit air tersebut pada ban, bagaikan air di daun talas. Lihat apakah ada gelembung udara.

Terakhir pasang ban pada istri kedua sobat (maksudnya motor). lalu final cek lagi semuanya. Beres.

Minggu, 20 Februari 2011

TENTANG SIM

Seberapa penting sesungguhnya SIM? SIM itu penting untuk menunjukkan yang berkendara di jalan umum adalah yang betul-betul berhak dan menguasai kendaraannya. Juga untuk memilah dan memilih yang boleh berkendara di jalan umum dan yang tidak. Jangan sampai anak-anak yang masih bau ketek orang tuanya berkendara juga dengan bebas dan enaknya.

Meskipun demikian masih banyak tuh bocah-bocah yang ngebut di jalan, kok bisa? Gak tahu, tanya aja sama polisi yang kayanya sering males menindak. Padahal bahayanya bukan main. Emosi mereka masih labil, gampang tersinggung, panasan, gak sabaran, dan lain-lainnya yang jelek-jelek semua. Celakanya, kalau terjadi musibah, mereka dengan baik hatinya mengajak kita-kita yang tahu aturan dan yang sudah tua-tua  ini untuk ikut celaka.

Mudah-mudahan kedepan, the police mau menindak mereka-mereka yang tidak berhak ada dijalanan. Tanpa memandang bulu idungnya. Semua yang tidak memiliki SIM harus disingkirkan dari jalan umum karena membahayakan pengendara lain.

Oh ya, ngomong-ngomong tentang SIM. Sekarang ini gampang sekali memperpanjang SIM. Tinggal datangi mobil SIM keliling, serahin SIM lama berikut fotocopy KTP, lalu isi formulir yang disediakan. Tunggu panggilan untuk foto, bayar biayanya. Selesai. Enak kan. Paling-paling satu jam klaar. Tidak lagi seperti dulu yang harus ke polres, dipimpong sana-sini-sono. Ampir seharian abis buat ngurus SIM doang.

Buat anda-anda orang depok yang belum tahu ( yang sudah tahu gak apa-apa baca lagi) inilah jadwal SIM keliling untuk wilayah Depok:

Jam Buka Layanan:
Senin sampai Jum'at   : 09.00-15.00
Sabtu                        :  09.00-12.00

Lokasi:
Senin dan Rabu          : Depok Town Centre, Depok Maharaja.
Selasa                        : Perumahan Mutiara Depok, Sukmajaya.
Kamis                        : Tidak ada
Jum'at                         : Depok Town Square (DETOS), Margonda Raya
Sabtu                          : Margo City, Margonda Raya.

Sebaiknya datang sebelum jam 09.00 karena dimulai sebelum itu. Biayanya kira-kira Seratus Duapuluh Lima Ribu Rupiah. Cukup ekonomis kan. Sebelum lupa, walaupun biasanya diharuskan berpakaian rapi, tetapi banyak juga tuh yang memakai sandal dan tetap dilayani.

Petugasnya ramah dan kelihatan jauh dari kesan gahar.
Semoga pelayanannya tetap dipertahankan, kalau bisa lebih baik lagi.

Rabu, 24 November 2010

TERTIB DI JALAN, MENGAPA TIDAK?

Dua orang berboncengan King di Jalan Bulevard Raya, Kelapa Gading. Bagai dikejar penagih hutang berbelok slap-slip di sela-sela kendaraan lain dengan kencang. Di depan mereka seorang bapak mengendarai motor bebek dengan santai. Motor King itu menyalip motor bebek tersebut dengan cepat, bahkan terlalu cepat dan dengan jarak yang super tipis hampir bersentuhan. Kaget karena kejadian itu, motor bebek terpelanting membawa serta pengendaranya. Beruntung saat itu jarak mereka dengan kendaraan lain cukup jauh sehingga tidak terjadi hal lain yang lebih mengerikan.

Uraian di atas bukanlah ilustrasi semata, melainkan kejadian nyata yang saya saksikan sendiri pada suatu hari di Kelapa Gading. Kejadian yang patut disayangkan. Hal begini boleh jadi menjadi gambaran sehari-hari di jalan-jalan umum. Mengapa kejadian sebegini sampai terjadi? Hal yang tak perlu dan bisa dihindari sebetulnya kalau kita lebih memperhatikan hak-hak orang lain di jalan.

Saya pribadi tidak peduli sebetulnya pada kecelakaan, sepanjang yang celaka adalah orang yang bersalah di jalan. Seorang pengendara yang ugal-ugalan lalu menabrak orang yang sedang ber-sms ria sambil mengendarai motor, sebodo amatlah. Yang sialan adalah ketika para pengendara sialan ini mengajak kita-kita yang sudah berusaha tertib, sialan!

Berhentilah di belakang garis putih! Kata-kata ini seringkali saya baca di belakang bagasi sepedamotor. Sekedar kritikan buat yang memajang kata-kata ini di bagasinya, tolong janganlah hanya kata-kata ini saja yang anda patuhi sementara anda memakan semua badan jalan ketika anda dalam rombongan touring. Sama sekali tidak mau mengalah pada pengendara lain, tidak mau kalau iring-iringan kendaraan anda terpotong kendaraan lain. Ingat, ada banyak peraturan lalu lintas dan anda harus mematuhi semuanya, bukan hanya yang anda senangi saja. Mohon sedikit kritikan ini diterima dengan besar hati sehingga tidak sampai membuat antipati para pengendara lain.

Ada kejadian lain yang menyebalkan yang saya alami. Pada saat saya berhenti di lampu merah dan kebetulan berhenti paling depan bagaikan orang yang paling ganteng saja, ada angkot berhenti tepat di belakang saya. Yang kurang ajar saat lampu masih merah angkot tersebut menyalakan klakson berkali-kali sampai saya sebal menyuruh saya untuk berjalan. Memang kondisi jalan di seberang sudah sepi, tetapi kan lampu belum hijau. Angkot tersebut berklakson ria berkali-kali, seolah olah dengan jalan lebih awal dia dapat mengumpulkan uang setoran lebih cepat sehingga dia bisa lebih cepat kaya.

Kalau kita perhatikan, banyak kejadian-kejadian di atas yang terjadi di jalan raya, atau mungkin juga sesekali kita lakukan. Kurangilah mulai saat ini. Kita telah mengambil hak orang dengan tidak semestinya kalau kita berbuat demikian. Tertib di jalan sesungguhnya adalah demi keselamatan kita sendiri, supaya kita tidak terlalu cepat mati.

Pikirkanlah, kalau kita mati dengan cara demikian, masuk sorgakah kita?  Atau kerenkah kita, saat berbaring berlumuran darah dengan kepala pecah?

Minggu, 14 November 2010

MASALAH CLAIM

Yang saya maksudkan disini adalah masalah claim untuk motor baru yang mengalami masalah karena kesalahan pabrik, bukan claim karena masalah pada motor setelah direpair atau diservice di bengkel. Kalau itu saya menyebutnya komplain, bukan claim walau artinya itu-itu juga.

Claim ada beberapa jenis, ada C0, C1, C2 dan C3. Saya ingin bicarakan C2 karena inilah yang biasa dikenal konsumen dan disebut sebagai claim saja. Claim untuk motor baru punya batasan waktu. 1 tahun untuk rangka dan kelistrikan, dan 3 tahun untuk mesin. Waktunya dihitung dari tanggal kita membeli motor tersebut, yang tercantum di buku service.

Sebagai konsumen, saya pernah punya pengalaman yang tidak enak mengenai claim ini. Dulu saya memakai Yamaha Scorpio Z dan bermasalah di bagian karburator. Bensin selalu menetes dari karburator. Saya bawa si Scorp ini ke bengkel Claim Yamaha. Di sana diservice ulang, dibongkar karburatornya lagi. Selesai saya bawa pulang. Selesai? Belum ternyata. Di rumah karburator menetes lagi. Saya bawa lagi ke bengkel tersebut. Kali ini saya perhatikan saat dikerjakan, ternyata karburator dibongkar lagi seperti yang dulu.
Saya sudah sebal karena menurut saya percuma saja kalau tidak diganti.

Untuk claim yang pertama karburator dibongkar okelah, mungkin ada kotoran di jarum pelampung atau di lubangnya. Tetapi untuk yang kedua seharusnya diganti, karena kan setelah dibongkar dan dibersihkan karbu masih menetes. Artinya bensin menetes bukan karena kotor tetapi jarum pelampung atau lubangnya sudah aus dan mesti diganti.

Kembali ke si Scorp ini yang sudah selesai dibongkar yang kedua kalinya. Saya bawa pulang si yayang. Sepanjang perjalanan ke rumah saya yang indah (caela) perasaan saya sudah berdebar-debar tak menentu. Maksudnya perasaan saya tidak enak begitu. Ini pasti bakalan bocor lagi kaya panci rombeng. Tetapi aneh, sampai di rumah ternyata si karbu tidak bocor. Kendati heran, saya terima keadaan ini dengan lumayan senang.

Ketika  malam tiba menjelang, sepanjang malam saya mencium bau bensin dari tubuh si yayang (bukan istri saya). Saya cari asal bau tersebut. Kurang asem! Ternyata karbunya tetap bocor tetapi si mekanik yang mengerjakan menipu saya dengan mengarahkan selang pembuangan bensin di karbu ke body motor bagian bawah sehingga tidak ada bensin yang menetes ke lantai.

Saya dongkol bukan main, tetapi ke mana saya harus mengadu? Tidak seperti Honda yang punya Costumer Care yang jelas tertulis di buku service, Yamaha tidak punya sehingga konsumen yang hatinya dongkol seperti saya tidak tahu harus mengadu kemana. Saya tulislah di koran permasalahan saya. Setelah itu barulah ada tanggapan dari bengkel Claim Yamaha yang lain. Di sini karbu dibongkar lagi, tetapi kali ini bagian jarum pelampung dan dudukannya diganti (kalau di Honda harus satu set dengan karbunya). Barulah permasalahan selesai.

Apa yang mau saya tekankan di sini adalah bahwa tidak selamanya bengkel atau mekanik bisa dipercaya one hundred percen, sekalipun itu bengkel resmi. Kalau konsumen mau kena tipu, tidak akan memandang tempat baik di bengkel resmi atau di bengkel abal-abal. Semua tergantung para personil di dalamnya, ada yang jujur, ada juga yang Gayus. Maka sobat harus pintar-pintar memilih mana yang jujur atau mana yang Gayus.

Kalau di Honda masalah claim lebih mudah. Kalau ada masalah di motor yang terjadi karena kesalahan pabrik, sobat tinggal membawanya ke bengkel claim terdekat. Daftarnya ada di buku service, yaitu nama bengkel yang ada tanda bintangnya.

Masalahnya sekarang tidak semua bengkel claim mau menerima claim. Lho kok? Ya betul, tidak semuanya mau menerima claim sobat. Tentu caranya tidak dengan frontal menolak, tetapi dengan alasan macam-macam. Biasanya dengan mengatakan kalau motor kita baik-baik saja. Terutama kalau claimnya di bagian dalam mesin yang besar resiko kerugiannya. Asal tahu saja, bengkel claim akan menanggung biaya claim yang ditolak oleh bagian claim di kantor pusat, walau kepada konsumen sudah dilakukan penggantian dengan yang baru.

Kalau terjadi demikian, sobat tinggal menelepon Costumer Care dan mengeluh sejadi-jadinya. Dijamin claim sobat akan dilayani dengan sangat baik. Sobat akan diarahkan ke bengkel Wahana yang terdekat dan dilayani sampai tuntas tas tas tas.

Terakhir saran saya, pakailah oli rekomendasi pabrik untuk motor yang masih dalam masa garansi. Jangan mengutak-atik atau menambahkan komponen lain pada kelistrikan, dan jangan menambahkan sesuatu pada bagian frame atau rangka, misalnya peninggi shockbreaker. Hal ini untuk menghilangkan alasan dari bengkel claim untuk menolak claim dari sobat.